#NgobrolYuk03 Ini Soal Kita

Setiap daerah pasti mempunyai keunikan dan ciri khasnya tersendiri, itu berlaku untuk kebiasaan dan cara hidup mereka yang tinggal pada daerah tersebut. Katakanlah Negara Jepang, Negara yang terkenal dengan kedisiplinan masyarakat nya ini pun memiliki keunikan lain yang orang lain mungkin belum banyak yang tahu, yakni memakan makanan dengan bersuara, seperti menyeruput mie atau ramen dengan mengeluarkan suara, bagi masyarakat Indonesia mungkin ini terkesan tidak sopan karena mengeluarkan suara saat makan. Namun ini berbanding terbalik dengan masyarakat di Jepang sana, bahwa mengeluarkan suara saat makan khususnya makan mie atau ramen ini karna menghormati pembuat mie atau ramen atau makanan tersebut, itu tandanya makanan tersebut sangat enak dan konsumen sangat puas dengan makanan tersebut hingga mengeluarkan suara saat makan.

Ada suatu tragedi, dimana saya memiliki seorang teman Indonesia yang tinggal di Jepang sedari kecil, suatu hari ketika ia pulang ke kampung halaman kedua orangtua nya yakni Indonesia, ada suatu saat ia memakan mie, karena ia terbiasa dengan budaya Jepang yang mengeluarkan suara saat menyeruput mie ia pun melakukan hal yang sama saat di Indonesia. Dan semua saudara yang mendengar suara ia saat menyeruput mie ini menasehati nya untuk tidak melakukan hal tersebut, karna itu tidak sopan.

Hal tersebut menjadi sesuatu hal yang menarik. Dimana ini soal budaya, dan juga cara pandang kita akan budaya tersebut. Ketika kita bertandang ke Jepang lalu memakan mie dan menggunakan kebiasaan kita selama di Indonesia mungkin itu akan berarti lain bagi masyarakat disana, karna mereka akan berpikir bahwa masakannya kurang enak, akan tetapi maksud kita adalah agar sopan saat makan mie tersebut. Begitu sebaliknya ketika masyarakat Jepang bertandang ke Indonesia lalu menggunakan kebiasaan nya mengeluarkan suara saat makan itu berarti untuk menghormati bahwa masakannya begitu enak, namun itu akan berarti lain karna itu tidak sopan untuk masyarakat Indonesia.

Suatu pelajaran bagi kita semua, tidak semua hal yang menurut kita salah adalah salah untuk orang lain, dan tidak semua hal yang menurut orang lain benar adalah benar untuk kita. Semua punya arti dan cara pandang tersendiri dalam memaknai sesuatu hal. Karna tidak semua hal itu harus mengikuti kehendak kita ataupun orang lain, Tuhan menciptakan manusia dengan kelebihan dan kelemahan masing-masing untuk saling melengkapi, saling memahami. Tidak untuk saling menjatuhkan, membedakan apalagi menyalahkan karna ia tidak sama dengan kita sehingga ia salah.

Advertisements

#NgobrolYuk02 Tragedi aplikasi video pendek

Aplikasi video pendek begitu banyak tersebar di Indonesia, khususnya pada media sosial, aplikasi ini begitu banyak pilihan dengan keunggulan nya masing-masing.

Dubsmash, aplikasi ini bisa dibilang sebagai pencetus aplikasi video pendek yang ada, aplikasi ini terkenal pada pertengahan tahun 2015 sampai awal 2016. Dari semua aplikasi video pendek yang ada, aplikasi ini yang paling sedikit memiliki fitur, yakni hanya meniru gestur dari audio yang telah disediakan.

Pada agustus 2014, aplikasi Musically mulai diluncurkan, dengan menyediakan platform dimana seseorang dapat mengeksplorasi musik dengan fitur yang lebih lengkap dengan menyediakan fitur slow-mo dan fast. Peluncuran aplikasi ini mulai mulai sangat terkenal pada pertengahan tahun 2016 di Indonesia dengan diperkenalkan melalui seorang youtuber, yakni Reza Arap Oktovian, ia mulai menyebarluaskan video yang ia buat dengan musically melalui instagram, dan melabeli nya dengan “#rapsmash”. Hal ini pun diikuti oleh fans youtuber tersebut, hingga menyebar luas ke pelosok Indonesia.

Lalu pada pertengahan februari 2018 diluncurkan lah aplikasi serupa bernama Tik Tok. Tentu, aplikasi ini jauh lebih lengkap dari aplikasi sebelumnya dengan menyediakan fitur spesial efek. Kejadian hampir serupa dengan aplikasi sebelumnya, Tik Tok ini dipopulerkan oleh aktor dari negeri gingseng yakni Lee Jong Suk dengan membuat video pendek bertemakan valentine, tentu saja sebagian besar dari penduduk Indonesia mengidolakan aktor tersebut, karna selain berperawakan tinggi dan tampan, namun tekenal pula dengan ramahnya terhadap fans. Hal ini langsung disambut antusias oleh fans Lee Jong Suk dengan membuat video serupa. Dan sama seperti pada aplikasi sebelumnya, aplikasi ini pun menyebarluas di seluruh wilayah Indonesia dan tanpa mengenal umur.

Dari ketiga aplikasi ini tentu memiliki minat tersendiri bagi penduduk Indonesia. Dengan Dubsmash yang lebih banyak digunakan oleh remaja 15 tahun ke atas, lalu Musically yang mulai merancah pada kalangan anak dibawah 15 tahun dan Tik Tok yang menyerang anak dibawah umur 10 tahun.

Tentu dari ketiga aplikasi tersebut menyediakan fitur untuk mengeksplorasi musik, namun hanya saja penggunaan yang kurang tepat serta kurang nya pengawasan orang tua terhadap anak nya. Mengapa saya mengatakan kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak, hal ini dikarenakan pemberian gadget yang belum tepat pada umurnya dapat berdampak kurang baik. Selain karna kesehatan, yaitu pancaran radiasi, juga dengan mental yang akan tumbuh pada sang anak. Contoh nya banyak sering kita jumpai video pendek dengan seorang anak yang menirukan audio bahwa ia sedang putus cinta, tanpa sang anak sadari itu akan tertanam pada ingatan nya mengenai hal-hal yang ia sendiri belum mengerti. Peran orangtua sangatlah penting dalam pembentukan kebiasaan seorang anak, karna anak itu pun akan tumbuh besar dan ikut andil pula dalam perkembangan negara ini bukan? Bagaimana jika anak sejak kecil dibiasakan dengan membaca, atau diajak mengobrol atau berdiskusi, karna saya rasa pemberian gadget pada usia dini berdampak kurang begitu Bagus.

Hal ini pun membuat saya berpikir kembali bagaimana membuat anak anak atau remaja atau pun orang dewasa yang tidak menyukai membaca bisa menumbuhkan hal tersebut.

Jika target kebiasaan membaca itu biasanya ditujukan untuk anak anak, maka kita bisa menggantinya target tersebut dengan orang dewasa ataupun orang tua. Karena seperti yang kita ketahui bahwa orang tua memiliki andil yang besar dalam bagaimana si anak menentukan hobinya.

Justru dengan perkembangan teknologi saat ini yang sudah sangat canggih, mempermudah akses dalam membaca atau mendongeng, sehingga orangtua tidak merasa kerepotan dengan kurangnya buku bacaan atau media bermain si anak.

#RANDOM2

Diam.

Bersinar.

Mewangi.

Manis.

Ia..

Tak menimbulkan luka,

Karna tak memiliki duri

Ia..

Diam, karna memberi kesempatan untukku.

Ia..

Bersinar, layaknya sesungguhnya ia

Ia..

Membuat ku berpijak diatas bumi dibawah langit, bahwa ada yang seperti ia, membuatku mengaguminya, membuatku menjaga nya untuk selalu ada, membuatku untuk sadar bahwa memang sepertinya ia yang pas

#RANDOM1

Dia..

Terlalu banyak definisi tentang dia.

Baik.

Menawan.

Menyenangkan.

Tak satupun dari kami yang dapat melihat bagaimana kita di hari, jam, menit, detik yang akan datang. Karna kami hanya anak yang baru lahir kemarin tanpa tahu bagaimana kami harus bertindak, mengahadapi hidup yang sebelumnya kami fikir bahwa hidup itu menyenangkan.

Dia.. bagaimana aku dapat bertemu dengan nya pun aku tak tahu. Semua mengalir apa adanya, seperti yang sudah direncanakan aku terlibat dalam konflik yang aku sendiri bingung menyelesaikannya bagaimana.

Seolah Tuhan berkata bahwa aku memang seharusnya tidak dengan nya, maka diri-NYA membuat dia untuk melakukan hal yang tidak pada tempatnya.

Kini aku hanya biarkan ia mengalir, biarkan ia pergi, biarkan ia meninggalkan, biarkan ia tenggelam, daripada membuat diriku gelisah setiap saat, gelisah yang tiada artinya, gelisah yang membuat hidupku tak berguna.

Pergi…

Hilang dan lupakan.

Namun dalam buku Hujan Senja dan Cerita yang Telah Usai!

Kamu harus pahami satu hal penting yang kurahasiakan. Tidak menahanmu pergi bukan berarti tidak cinta lagi. Hanya saja,terkadang lebih baik melepaskan dari pada memaksa terus bersama. -Boy Chandra-

 

P.S : RANDOM ini aku buat bukan berdasarkan pengalamanku pribadi ya 🙂

Malam Petaka(?)

Malam ini tepat malam minggu (dan malam ini hujan dan doaku terkabul berarti haha (canda)).

Dimana biasanya setiap pasangan melakukan ritual yaitu ya malam mingguan, tapi sebenarnya apa esensi dari malam mingguan kalau misalnya malam yang lain masih bisa bertemu?

Kan kasian yang masih sendiri hehe.

Tidak tidak, bukan begitu.

Cuma ya..di daerahku malam minggu ini malah menjadi malam yang cukup mengerikan untuk sekedar makan malam di luar bersama keluarga, di jalan nya itu lho bikin pengendara yang lain jadi was-was dua kali lipat. Entah mereka yang bawa kendaraan sekencang zebra yang mau diterkam singa atau mereka yang bawa nya ngegeleyong gara gara perempuan yang dibonceng nya gak mau diam. -_-

Readers pernah ngerasa gitu ga? atau malah jadi pelaku nya?:/

Soalnya temanku pernah jadi korban nya, waktu itu tepat di malam minggu juga lagi nyetir buat makan malam sekeluarga di salah satu restoran, entah seseorang itu yang oleng atau teman aku yang kurang was-was terjadilah peraduan dua kendaraan itu. Alhamdulilah teman kutidak mengalami luka yang serius.

Tapi betulan lho, esensi dari malam minggu itu apa? kalau ternyata malah merugikan pengguna jalan yang lain?

PENYAKIT DIRI

Jadi begini, terakhir aku up postingan itu beberapa minggu yang lalu.

kenawhy bisa begitu?

Karena…aku malas, bukan, bukan malas tapi stuck di posisi dimana aku bingung untuk menulis apa, untuk membicarakan apa. Oke, katakan ini adalah Diary ku yang dimana semua konten nya bisa saja membicarakan keseharianku. Tapi sekarang aku menganut paham bahwa aku harus menulis dimana itu menghasilkan simbiosis mutualisme, aku mendapatkan kepuasan menulis dan orang yang membaca nya perlu mendapatkan faedah dari apa yang ku tulis.

Mungkin sebagian orang akan menyarankan aku untuk mencoba menulis setiap hari misalnya, jadi belajar dulu untuk membiarkantulisan itu layaknya air mengalir, sehingga nanti aku akan lebih mudah menemukan konten dan menentukan kapan aku untuk update postingannya.

Tapi…

Lagi lagi aku menemukan kesulitan menemukan waktu untuk me time dengan blo kesayangan ku ini, dengan tugas yang seabrek abrek aku masih sulit membagi waktu ku berdua dengan blog ku ini.

Sehingga aku memilih untuk mengupdate nya satu kali dalam seminggu (tadinya), tapi masih keteteran juga, entah dari segi waktu maupun konten, huft..

jadilah, di sini aku menyempatkan menulis express disaat mengerjakan tugas.

Semoga minggu depan maupun diwaktu-waktu yang akan datang aku dapat lebih produktif. AAMIIN

Tidak ku sangka

Haaah.. Lagi lagi aku melupakan target ku kali ini. 

Pemberitahuan kalau ternyata aku sudah satu tahun berada di wordpress ini muncul lebih dari 1 bulan yang lalu, dan aku baru melihatnya hari ini. 

Hm.. 

Sungguh terlalu. 

Aku merasa liburanku kurang berfaedah, mungkin iya mungkin tidak. Yang ku lakukan selama liburan kali ini hanya melakukan hal hal yang setiap minggu (ketika aku menyempatkan pulang) aku lakukan. Seperti mengisi kelas bimbel di perpustakaan umum yang aku buat dengan pemuda pemudi sebaya ku dan terkadang mengisi kelas mendongeng yang berujung dengan CURHAT! 😂

Sungguh tidak berguna bukan. 

Tapi memang begitu, anak anak mengatakan bahwa aku begitu konyol ketika mendongeng (jadi mereka ketawain aku bukan karna ceritanya tapi karna aku nya. DUH!). 

Akhirnya lebih baik aku curhat, tapi bukan curhat tentang dia kok hehe. 

Aku men-curhatkan hal hal yang positif, atau kadang menggunakan nama anak anak itu dan mengibaratkan mereka akan suatu konflik dalam hidup. 

Mari kita balik ke topik tentang satu tahun ada di wordpress ini. Aku merasa beruntung dengan mempublikasikan sebuah blog, dimana selama ini aku cuma mengeluarkan pendapat ku atau curhatan ku itu untuk orang-orang yang aku anggap penting saja, tapi aku berpikir bagaimana dengan membagi pikiranku dengan orang banyak. 

Satu tahun aku berada disini mendapatkan keluarga baru, keluarga obrolin yang ga ada abisnya hal-hal buat diobrolin 😂, kalau waktu itu aku ga kenal bang Dika (iya bang Dika yang sama Alsa itu) mungkin aku ga kenal sama keluarga obrolin :).

Kenapa aku jarang post juga karna aku lebih senang membaca, lalu mengolahnya dalam pikiranku, karna jujur aku masih sangat sulit menuangkan pikiran dalam kata kata hehe. 

Intinya terimakasih karna tidak menghujatku karna postingan tentang curhatan ku itu! 😊